Ketua BAZNAS Kota Bekasi Nurul Akmal menyampaikan bahwa pendistribusian ZIS dan Zakat Fitrah ini merupakan wujud perhatian BAZNAS terhadap profesi-profesi yang penting di masyarakat tetapi kurang mendapat perhatian.
“Di saat kita sudah terlelap, para Linmas masih terjaga mengamankan wilayah. Kalau tidak ada amil jenazah, siapa yang akan memandikan jenazah? Termasuk marbot mushola dan imam yang bekerja nyaris tanpa gaji,” ungkapnya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bekasi Inayatulloh mengapresiasi program BAZNAS Kota Bekasi. Ia mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah dan infaknya melalui BAZNAS.
“Sudah terbukti program-program BAZNAS sangat banyak yang dirasakan dampaknya, mulai dari beasiswa, bantuan modal dan fasilitas usaha, termasuk program yang disalurkan hari ini,” kata dia.
Inayatulloh menilai apabila zakat dikelola secara profesional oleh lembaga maka dampaknya akan lebih besar daripada ditunaikan secara individu. Ia berharap para mustahik kelak akan mampu berzakat melalui BAZNAS Kota Bekasi.
Untuk empat program di atas, BAZNAS Kota Bekasi menyiapkan dana Rp1.452.250.000 yang bersumber dari infak dan zakat fitrah. Untuk akuntabilitas, bantuan diberikan dalam bentuk transfer ke rekening mustahik.
(RED)